Tahap-Tahap Perkembangan Bayi Usia 10-12 Bulan

Memasuki triwulan ke-4, perkembangan bayi akan sangat signifikan. Sebagai orangtua, Anda makin dituntut untuk jauh lebih berhati-hati. Di usia ini, perkembangan bayi sudah memasuki tahapan lanjut dimana makin banyak aktivitas fisik yang terlihat. Berikut
ini beberapa perkembangan bayi yang bisa Anda amati pada buah hati tercinta.

  1. Tahapan pertama bayi usia 10-12 bulan diawali dengan kemampuannya untuk duduk sendiri tanpa bantuan dari orang di sekitarnya. Beberapa aktivitas fisik mulai dilakukan dengan baik tanpa bantuan orang lain seperti merangkak (pada usia 10 bulan, bayi sudah dapat merangkak dengan sempurna), naik kursi atau tangga rumah (dengan merangkak tentunya) dan mulai mencoba berjalan. Untuk membantu mempercepat kemampuan berjalannya, Anda bisa membantu memeganginya ketika si kecil ingin berjalan. Salah satu hal yang menarik adalah ketika dia sudah mampu menaikkan kakinya sendiri ketika Anda memakaikan celana. Tak hanya aktivitas fisik, kemampuan otaknya juga mengalami perkembangan signifikan. Bayi sudah mulai bisa menirukan suara yang sering didengarnya, termasuk suara batuk. Akan sangat menyenangkan mendengarkan bayi Anda mengatakan “mama” atau “papa”. Tingkat kewaspadaan pada orang asing juga bertambah. Bayi Anda akan merasa takut ketika berhadapan dengan orang asing yang belum pernah dikenalnya.
  2. Tahapan kedua bayi usia 10-12 bulan ditandai dengan kemampuan berdiri yang makin bagus. Durasi waktu berdiri jauh lebih lama dibanding saat berusia 10 bulan. Anda bisa memegangi 1 tangan atau 2 tangannya ketika si kecil ingin berjalan. Kemampuan motorik juga makin berkembang dengan baik. Si kecil sudah mampu memegang benda kecil dengan menggunakan jari. Biasanya, ibu jari dan jari telunjuknya sudah mampu memegang benda-benda kecil. Pada tahap kedua bayi usia 10-12 bulan ini, sang bayi sudah mampu mengkoordinasikan kedua tangan untuk melakukan pekerjaan yang berbeda dalam waktu bersamaan seperti satu tangan memegang mainan sementara tangan lain melambai untuk minta digendong. Peningkatan fungsi otak dan emosi ditandai dengan ketidaksukaannya pada orang dewasa asing serta keinginannya untuk bereaksi dengan anak seusia atau yang lebih besar. Pengertian terhadap banyak kata juga makin bertambah.
  3. Tahap terakhir bayi usia 10-12 bulan atau di bulan ke-12 ditandai dengan kemampuan melangkah. Tentu saja, langkah yang terlihat masih jauh dari stabil. Memasuki usia bayi 1 tahun, si kecil mulai memahami banyak hal di sekitarnya. Keingintahuan pada banyak hal yang masih harus dibatasi oleh kemampuan berjalannya diatasi dengan banyak merangkak. Ketika dia menginginkan sesuatu yang berada di luar jangkauannya (terlalu tinggi), si kecil akan menunjuk barang tersebut. Jangan heran juga ketika bayi usia 1 tahun sangat senang membuka bajunya sendiri. Bayi usia 1 tahun juga sudah memiliki kemampuan untuk memegang benda dengan baik. Yang menarik, bayi usia 1 tahun mulai menyukai mencorat-coret apa saja yang ada didepannya dengan kapur atau pensil yang ia pegang. Satu hal lagi, Anda mungkin harus mengurangi jam istirahat atau setidaknya bergantian tugas dengan suami/istri. Bayi usia 1 tahun hampir selalu menolak untuk ditidurkan. Dia akan tertidur dengan cepat manakala merasa lelah dengan sendirinya.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by anak.co